Shahih Bukhari Hadits 2605 - Naungan Malaikat
Kemuliaan Ayah Jabir yang Wafat Syahid Dinaungi Sayap Malaikat
Shahih Bukhari : 2605
Shahih BukhariNomor Hadis 2605
حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ الْفَضْلِ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الْمُنْكَدِرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا يَقُولُ جِيءَ بِأَبِي إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ مُثِّلَ بِهِ وَوُضِعَ بَيْنَ يَدَيْهِ فَذَهَبْتُ أَكْشِفُ عَنْ وَجْهِهِ فَنَهَانِي قَوْمِي فَسَمِعَ صَوْتَ صَائِحَةٍ فَقِيلَ ابْنَةُ عَمْرٍو أَوْ أُخْتُ عَمْرٍو فَقَالَ لِمَ تَبْكِي أَوْ لَا تَبْكِي مَا زَالَتْ الْمَلَائِكَةُ تُظِلُّهُ بِأَجْنِحَتِهَا قُلْتُ لِصَدَقَةَ أَفِيهِ حَتَّى رُفِعَ قَالَ رُبَّمَا قَالَهُ
Jabir Diriwayatkan dari:
Jasad bapakku yang telah tercabik-cabik dibawa kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu diletakkan di hadapan Beliau. Lalu aku pergi untuk menyingkap wajahnya namun kaumku melarangku, Kemudian aku mendengar suara teriakan, yang ternyata putrinya 'Amru atau saudara perempuan 'Amru. Maka Beliau berkata: "Mengapa kamu menangis?" atau: "Janganlah kamu menangis. Sungguh para Malaikat senantiasa terus menaunginya dengan sayap-sayap mereka."Aku bertanya kepada Shadaqah: "Apakah selagi ada disitu hingga diangkat?" Dia menjawab: "Sepertinya seperti itu yang Beliau katakan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Orang yang wafat syahid mendapat penghormatan besar dari malaikat yang menaunginya dengan sayap.
- Larangan meratap secara berlebihan ketika kehilangan anggota keluarga.
- Cara Nabi Muhammad memberikan hiburan yang menenangkan hati keluarga yang sedang berduka.
