Shahih Bukhari Hadits 2649 - Mukjizat Unta Jabir dan Kedermawanan Nabi
Mukjizat Nabi pada Unta Jabir dan Kedermawanan Beliau
Shahih Bukhari : 2649
Shahih BukhariNomor Hadis 2649
حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَقِيلٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْمُتَوَكِّلِ النَّاجِيُّ قَالَ أَتَيْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيَّ فَقُلْتُ لَهُ حَدِّثْنِي بِمَا سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَافَرْتُ مَعَهُ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ قَالَ أَبُو عَقِيلٍ لَا أَدْرِي غَزْوَةً أَوْ عُمْرَةً فَلَمَّا أَنْ أَقْبَلْنَا قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَتَعَجَّلَ إِلَى أَهْلِهِ فَلْيُعَجِّلْ قَالَ جَابِرٌ فَأَقْبَلْنَا وَأَنَا عَلَى جَمَلٍ لِي أَرْمَكَ لَيْسَ فِيهِ شِيَةٌ وَالنَّاسُ خَلْفِي فَبَيْنَا أَنَا كَذَلِكَ إِذْ قَامَ عَلَيَّ فَقَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا جَابِرُ اسْتَمْسِكْ فَضَرَبَهُ بِسَوْطِهِ ضَرْبَةً فَوَثَبَ الْبَعِيرُ مَكَانَهُ فَقَالَ أَتَبِيعُ الْجَمَلَ قُلْتُ نَعَمْ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ وَدَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْجِدَ فِي طَوَائِفِ أَصْحَابِهِ فَدَخَلْتُ إِلَيْهِ وَعَقَلْتُ الْجَمَلَ فِي نَاحِيَةِ الْبَلَاطِ فَقُلْتُ لَهُ هَذَا جَمَلُكَ فَخَرَجَ فَجَعَلَ يُطِيفُ بِالْجَمَلِ وَيَقُولُ الْجَمَلُ جَمَلُنَا فَبَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوَاقٍ مِنْ ذَهَبٍ فَقَالَ أَعْطُوهَا جَابِرًا ثُمَّ قَالَ اسْتَوْفَيْتَ الثَّمَنَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ الثَّمَنُ وَالْجَمَلُ لَكَ
Abu Al Mutawakkil An-Najiy Diriwayatkan dari:
Aku menemui Jabir bin 'Abdullah Al Anshariy lalu aku katakan kepadanya: "Ceritakanlah kepadaku apa yang kamu dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam!" Dia berkata: Aku pernah bepergian bersama Beliau dalam suatu perjalanan safar yang Beliau lakukan. -Abu 'Aqil berkata: Aku tidak tahu apakah perjalanan untuk peperangan atau 'umrah.- Setelah kami hampir akan kembali, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang ingin bersegera menemui keluarganya silakan."Jabir berkata: Maka kami kembali dimana aku mengendarai untaku yang warnanya merah kehitaman dan sangat lambat. Sementara itu orang-orang ada di belakangku. Ketika dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menghampiriku dan bersabda kepadaku: "Wahai Jabir, berhentilah sebentar." Lalu Beliau mencambuk untaku dengan cemeti sekali cambuk, hingga untaku melompat dari posisinya. Kemudian Beliau berkata: "Apakah kamu akan menjual unta ini?" Aku jawab: "Iya."Setelah kami sampai di Madinah dan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki masjid di tengah-tengah kerumunan para sahabat dan aku pun masuk mengikuti Beliau dan aku telah mengikat unta di tempat penambatannya maka aku berkata kepada Beliau: "Ini unta anda." Maka Beliau keluar lalu menuntun unta itu seraya berkata: "Unta ini adalah unta kita." Lalu Beliau mengirim beberapa awaq (mata uang) berupa emas dan berkata: "Berikan emas ini kepada Jabir." Kemudian Beliau berkata: "Apakah kamu sudah menerima uang penjualannya?" Aku katakan: "Ya, sudah." Lalu Beliau berkata: "Uang dan unta itu untukmu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membantu saudara yang sedang kesulitan harta adalah akhlak mulia yang terus diajarkan dan dicontohkan Rasulullah.
- Bantuan bisa diberikan dengan cara yang cerdas dan menjaga harga diri orang tersebut, misalnya melalui transaksi jual beli.
- Terjadinya mukjizat dari Allah melalui tangan Nabi, di mana hewan yang lambat langsung bertenaga hanya dengan sentuhan.
