Shahih Bukhari Hadits 2700 - Wafatnya Nabi dan Hutang
Hadits Tentang Baju Besi Nabi yang Digadaikan Menjelang Wafat
Shahih Bukhari : 2700
Shahih BukhariNomor Hadis 2700
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَدِرْعُهُ مَرْهُونَةٌ عِنْدَ يَهُودِيٍّ بِثَلَاثِينَ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ وَقَالَ يَعْلَى حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ دِرْعٌ مِنْ حَدِيدٍ وَقَالَ مُعَلًّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ وَقَالَ رَهَنَهُ دِرْعًا مِنْ حَدِيدٍ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam wafat baju perang Beliau masih tergadai kepada seorang Yahudi seharga tiga puluh sha' gandum.Dan berkata Ya'la telah bercerita kepada kami [Al A'masy]: "Baju perang yang terbuat dari besi."Dan berkata Mu'alla telah bercerita kepada kami ['Abdul Wahid] telah bercerita kepada kami [Al A'masy] dan berkata: "Beliau menggadaikan baju perangnya yang terbuat dari besi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menggadaikan barang untuk keperluan mendesak, seperti membeli makanan pokok, diperbolehkan dalam syariat Islam.
- Nabi tidak pernah menggunakan kedudukan atau jabatannya untuk mengeruk harta rakyat demi kenyamanan perut keluarganya.
- Diperbolehkan untuk melakukan transaksi jual beli atau gadai dengan non-Muslim (seperti orang Yahudi) dalam urusan muamalah sehari-hari.
