Shahih Bukhari Hadits 2739 - Larangan Sembarangan Sumpah Mati
Ketegasan Sahabat Menolak Mengucapkan Sumpah Berani Mati
Shahih Bukhari : 2739
Shahih BukhariNomor Hadis 2739
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ يَحْيَى عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ لَمَّا كَانَ زَمَنُ الْحَرَّةِ أَتَاهُ آتٍ فَقَالَ لَهُ إِنَّ ابْنَ حَنْظَلَةَ يُبَايِعُ النَّاسَ عَلَى الْمَوْتِ فَقَالَ لَا أُبَايِعُ عَلَى هَذَا أَحَدًا بَعْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Abdullah bin Zaid Diriwayatkan dari:
Ketika terjadi peperangan Harrah (dan orang-orang membai'at 'Abdullah bin Handhalah untuk kematian), ada orang yang datang kepadanya ('Abdullah bin Zaid) seraya berkata: "Sesungguhnya Ibnu Handhalah membai'at manusia atas kematian." Maka dia berkata: "Aku tidak akan berbai'at kepada seseorang untuk hal itu kecuali kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Loyalitas yang menuntut penyerahan nyawa paripurna hanyalah hak istimewa yang diberikan teruntuk membela Rasulullah.
- Dibutuhkan sikap kritis dan keberanian menahan diri dari godaan ajakan bertikai ketika situasi internal umat sedang memanas.
- Islam melarang menjaminkan keselamatan jiwa seseorang hanya demi mengekor pergerakan suatu kelompok sembarangan tanpa dalil kuat.
