Shahih Bukhari Hadits 2740 - Kesetiaan Ekstra Seorang Sahabat
Kisah Salamah Mengulang Baiat Kematian di Hadapan Rasulullah
Shahih Bukhari : 2740
Shahih BukhariNomor Hadis 2740
حَدَّثَنَا الْمَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي عُبَيْدٍ عَنْ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ بَايَعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ عَدَلْتُ إِلَى ظِلِّ الشَّجَرَةِ فَلَمَّا خَفَّ النَّاسُ قَالَ يَا ابْنَ الْأَكْوَعِ أَلَا تُبَايِعُ قَالَ قُلْتُ قَدْ بَايَعْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَأَيْضًا فَبَايَعْتُهُ الثَّانِيَةَ فَقُلْتُ لَهُ يَا أَبَا مُسْلِمٍ عَلَى أَيِّ شَيْءٍ كُنْتُمْ تُبَايِعُونَ يَوْمَئِذٍ قَالَ عَلَى الْمَوْتِ
Salamah Diriwayatkan dari:
Aku berbai'at kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam (pada peristiwa Hudaibiyah) kemudian aku berpindah kepada naungan pohon. Ketika orang-orang sudah agak longgar, Beliau berkata: "Wahai Ibnu Al Akwa' (Salamah), tidakkah kamu berbai'at?" Aku berkata: "Aku sudah berbai'at, wahai Rasulullah". Beliau berkata: "Bai'at lagi". Maka kemudian aku berbai'at untuk kali kedua. Lalu aku (Yazid) bertanya kepadanya: "Wahai Abu Muslim, untuk apakah kalian berbai'at pada saat itu?" Dia berkata: "Untuk mati".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak ada salahnya mengulang prosesi sumpah ikatan setia berkali-kali untuk merekatkan kembali komitmen di hati.
- Seorang pemimpin patut menunjukkan kedekatan pada satu per satu anggota rombongannya agar ikatan persaudaraan terjaga utuh.
- Kesiapan menyumbangkan jiwa seutuhnya adalah manifestasi tertinggi kecintaan generasi terbaik sahabat pada sosok baginda nabi.
