Shahih Bukhari Hadits 2806 - Kisah Terbunuhnya Ka'ab bin Al Asyraf
Tindakan Tegas Terhadap Ka'ab bin Al Asyraf yang Menyakiti Allah dan Rasul-Nya
Shahih Bukhari : 2806
Shahih BukhariNomor Hadis 2806
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لِكَعْبِ بْنِ الْأَشْرَفِ فَإِنَّهُ قَدْ آذَى اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ أَتُحِبُّ أَنْ أَقْتُلَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَتَاهُ فَقَالَ إِنَّ هَذَا يَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ عَنَّانَا وَسَأَلَنَا الصَّدَقَةَ قَالَ وَأَيْضًا وَاللَّهِ لَتَمَلُّنَّهُ قَالَ فَإِنَّا قَدْ اتَّبَعْنَاهُ فَنَكْرَهُ أَنْ نَدَعَهُ حَتَّى نَنْظُرَ إِلَى مَا يَصِيرُ أَمْرُهُ قَالَ فَلَمْ يَزَلْ يُكَلِّمُهُ حَتَّى اسْتَمْكَنَ مِنْهُ فَقَتَلَهُ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata:"Siapa yang dapat menghadapi Ka'ab bin Al Asyraf karena dia telah menyakiti Allah dan Rasul-Nya?" Muhammad bin Maslamah berkata: "Apakah anda suka bila aku membunuhnya, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Ya". Dia berkata: "Maka aku mendatanginya lalu Ka'b berkata: "Orang ini, maksudnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah meminta tolong dan meminta shodaqoh kepada kita." Dia berkata: "Dan juga, demi Allah, pasti kamu akan meninggalkannya."Kata Muhammad,: "Sungguh kami telah mengikutinya dan kami tidak mau bila meninggalkannya hingga kami melihat apa yang akan terjadi dengan urusannya." Dia berkata: Dia terus saja berkata-kata hingga setelah ada kesempatan Muhammad membunuhnya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menyakiti Allah dan Rasul-Nya secara sengaja dan terus-menerus adalah pelanggaran besar yang membawa akibat buruk.
- Pemimpin memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan keras terhadap provokator yang membahayakan keamanan umum.
- Siasat dan kata-kata kamuflase dapat digunakan untuk menjatuhkan musuh yang licik.
