Shahih Bukhari Hadits 2807 - Siasat Menghadapi Ka'ab bin Al Asyraf
Izin Menggunakan Siasat dan Ucapan untuk Menghadapi Musuh Berbahaya
Shahih Bukhari : 2807
Shahih BukhariNomor Hadis 2807
حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لِكَعْبِ بْنِ الْأَشْرَفِ فَقَالَ مُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ أَتُحِبُّ أَنْ أَقْتُلَهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأْذَنْ لِي فَأَقُولَ قَالَ قَدْ فَعَلْتُ
Jabir Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Siapa yang dapat menghadapi Ka'ab bin Al Asyraf. Muhammad bin Maslamah berkata: "Apakah Baginda suka bila aku membunuhnya, wahai Rasulullah?". Beliau menjawab: "Ya". Dia berkata: "Maka izinkanlah aku, sehingga aku bisa menyampaikan sesuatu". Kata Maslamah selanjutnya: "Aku sudah melaksanakannya".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dalam tugas peperangan atau misi keamanan khusus, meminta arahan dan izin dari pemimpin adalah adab yang sangat baik.
- Berbohong untuk kejahatan diharamkan, namun membuat siasat ucapan untuk melumpuhkan musuh perang dibolehkan.
- Seorang pejuang harus pintar membaca situasi dan tahu cara mengelabuhi target tanpa harus mengorbankan diri secara sia-sia.
