Shahih Bukhari Hadits 2841 - Berbagi Makanan
Anjuran Berbagi Makanan dan Memenuhi Undangan Makan Berjamaah
Shahih Bukhari : 2841
Shahih BukhariNomor Hadis 2841
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ أَخْبَرَنَا حَنْظَلَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ مِينَاءَ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَبَحْنَا بُهَيْمَةً لَنَا وَطَحَنْتُ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ فَتَعَالَ أَنْتَ وَنَفَرٌ فَصَاحَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا أَهْلَ الْخَنْدَقِ إِنَّ جَابِرًا قَدْ صَنَعَ سُؤْرًا فَحَيَّ هَلًا بِكُمْ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Aku berkata: "Wahai Rasulullah, kami menyembelih seekor hewan milik kami dan aku telah pula membuat makanan satu sha' terbuat tepung dari gandum, untuk itu, tolong anda agar datang dan lainnya". Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berseru dengan suara keras: "Hai para pejuang Khandaq, sesungguhnya Jabir telah membuat hidangan makanan, kemarilah datang untuk menikmatinya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pentingnya memuliakan tamu dan mengajak saudara kita untuk makan bersama-sama.
- Mengutamakan rasa kebersamaan dalam menghadapi kondisi sulit seperti saat menggali parit.
- Diperbolehkan mengundang orang yang dihormati untuk datang menikmati jamuan makan di rumah kita.
- Sikap seorang pemimpin harus penuh peduli dan menolak untuk kenyang sendiri.
