Shahih Bukhari Hadits 2965 - Perintah Menunaikan Shalat Saat Gerhana
Hadits Tentang Kewajiban Shalat Menjumpai Gerhana
Shahih Bukhari : 2965
Shahih BukhariNomor Hadis 2965
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَصَلُّوا
Abu Mas'ud Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang bersabda:"Matahari dan bulan tidak mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang akan tetapi keduanya adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Maka jika kalian melihat gerhana keduanya, shalatlah".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam diperintahkan untuk segera mengutamakan ibadah shalat saat fenomena gerhana terjadi.
- Kejadian benda-benda di langit mutlak di bawah kendali Allah dan tidak bergantung pada nyawa manusia.
- Menyikapi fenomena alam gaib dengan cara yang rasional secara syariat, yakni beribadah memohon perlindungan.
