Shahih Bukhari Hadits 2980 - Al-Qur'an Diturunkan Melalui Tujuh Dialek
Penjelasan Hadits Tentang Tujuh Huruf Dialek Bacaan Al-Qur'an
Shahih Bukhari : 2980
Shahih BukhariNomor Hadis 2980
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ مَسْعُودٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَأَنِي جِبْرِيلُ عَلَى حَرْفٍ فَلَمْ أَزَلْ أَسْتَزِيدُهُ حَتَّى انْتَهَى إِلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Jibril membacakan (Al-Qur'an) kepadaku dengan satu dialek dan aku terus saja meminta tambahan hingga akhirnya berhenti dengan tujuh dialek (jenis langgam bahasa dalam membaca Al-Qur'an)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ketetapan turunnya bacaan Al-Qur'an dengan model tujuh ragam bahasa mutlak merupakan bukti besar kemudahan dari Allah.
- Nabi Muhammad sungguh menaruh kasih sayang yang tinggi terhadap umatnya hingga beliau terus memintakan toleransi dialek.
- Perbedaan sah dalam variasi lisan membaca ayat merupakan keberkahan, bukan malah pemicu konflik di antara masyarakat.
