Shahih Bukhari Hadits 3174 - Syirik Sebagai Kezaliman yang Paling Besar
Hadits Tentang Makna Kezaliman Adalah Kesyirikan
Shahih Bukhari : 3174
Shahih BukhariNomor Hadis 3174
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ { الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ } قَالَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّنَا لَمْ يَلْبِسْ إِيمَانَهُ بِظُلْمٍ فَنَزَلَتْ { لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ }
Abdullah Diriwayatkan dari:
Ketika turun firman Allah Ta'ala yang artinya: (Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezhaliman) (QS. Al-An'am: 82), para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Siapa diantara kita yang tidak mencampur adukkan imannya dengan kezhaliman?"Maka kemudian Allah Ta'ala menurunkan firman-Nya: (Janganlah kamu berbuat syirik (menyekutukan Allah), karena sesungguhnya syirik itu benar-benar kezhaliman yang besar) (QS. Luqman: 13).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Makna kezaliman terbesar dalam pandangan Allah bukanlah sekadar dosa biasa, melainkan menyekutukan Tuhan (syirik).
- Mencampuradukkan ibadah kepada Allah dengan penyembahan berhala dapat merusak iman dan jaminan keamanan di akhirat.
- Semangat dan ketakutan luar biasa para sahabat dalam menjaga iman supaya tidak terjerumus pada dosa.
