Shahih Bukhari Hadits 3247 - Tiga Dosa Kebohongan Terbesar Menurut Islam
Tiga Jenis Kebohongan yang Paling Dibenci oleh Rasulullah
Shahih Bukhari : 3247
Shahih BukhariNomor Hadis 3247
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ النَّصْرِيُّ قَالَ سَمِعْتُ وَاثِلَةَ بْنَ الْأَسْقَعِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَعْظَمِ الْفِرَى أَنْ يَدَّعِيَ الرَّجُلُ إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ أَوْ يُرِيَ عَيْنَهُ مَا لَمْ تَرَ أَوْ يَقُولُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ يَقُلْ
Watsilah bin Al Asyfa' Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Sesungguhnya diantara kebohongan yang besar adalah bila seseorang mengaku (sebagai anak) dari orang yang bukan bapaknya atau (seseorang) mengaku kedua matanya melihat sesuatu dalam mimpi padahal tidak bermimpi apapun atau seseorang mengatakan sesuatu atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apa yang beliau tidak mensabdakannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memalsukan nasab atau mengaku anak dari selain ayah kandung termasuk salah satu bentuk kebohongan paling besar.
- Mengarang cerita tentang sebuah mimpi yang tidak pernah terjadi adalah dosa lisan yang sangat dibenci dalam Islam.
- Berbohong dengan cara membuat hadits palsu atas nama Rasulullah adalah kejahatan besar yang merusak agama.
