Shahih Bukhari Hadits 3564 - Sujud Tilawah
Hadits Nabi Sujud Tilawah Surah An Najm dan Kesombongan Orang Kafir
Shahih Bukhari : 3564
Shahih BukhariNomor Hadis 3564
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّجْمَ فَسَجَدَ فَمَا بَقِيَ أَحَدٌ إِلَّا سَجَدَ إِلَّا رَجُلٌ رَأَيْتُهُ أَخَذَ كَفًّا مِنْ حَصًا فَرَفَعَهُ فَسَجَدَ عَلَيْهِ وَقَالَ هَذَا يَكْفِينِي فَلَقَدْ رَأَيْتُهُ بَعْدُ قُتِلَ كَافِرًا بِاللَّهِ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca surah An Najm lalu sujud (tilawah) dan tidak ada seorang pun melainkan ikut sujud kecuali seseorang yang aku lihat dia mengambil segenggam kerikil lalu mengangkatnya lalu sujud (menempelkannya ke keningnya) sambil berkata: "Bagiku ini sudah cukup." Sungguh aku melihat orang itu (di kemudian hari) terbunuh dalam keadaan kufur kepada Allah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sujud tilawah merupakan sunnah yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat sajdah, seperti dalam surah An Najm.
- Menolak melakukan ibadah yang diperintahkan karena rasa sombong adalah ciri perilaku kesombongan orang kafir.
- Mengganti tata cara sujud sesuai selera sendiri tanpa dalil seperti menggunakan kerikil tidak mendatangkan pahala dan ditolak.
