Shahih Bukhari Hadits 3565 - Siksaan Orang Musyrik
Hadits Kisah Nabi Dilempari Kotoran Unta Saat Sujud di Makkah
Shahih Bukhari : 3565
Shahih BukhariNomor Hadis 3565
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ بَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَاجِدٌ وَحَوْلَهُ نَاسٌ مِنْ قُرَيْشٍ جَاءَ عُقْبَةُ بْنُ أَبِي مُعَيْطٍ بِسَلَى جَزُورٍ فَقَذَفَهُ عَلَى ظَهْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَرْفَعْ رَأْسَهُ فَجَاءَتْ فَاطِمَةُ عَلَيْهَا السَّلَام فَأَخَذَتْهُ مِنْ ظَهْرِهِ وَدَعَتْ عَلَى مَنْ صَنَعَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ عَلَيْكَ الْمَلَأَ مِنْ قُرَيْشٍ أَبَا جَهْلِ بْنَ هِشَامٍ وَعُتْبَةَ بْنَ رَبِيعَةَ وَشَيْبَةَ بْنَ رَبِيعَةَ وَأُمَيَّةَ بْنَ خَلَفٍ أَوْ أُبَيَّ بْنَ خَلَفٍ شُعْبَةُ الشَّاكُّ فَرَأَيْتُهُمْ قُتِلُوا يَوْمَ بَدْرٍ فَأُلْقُوا فِي بِئْرٍ غَيْرَ أُمَيَّةَ بْنِ خَلَفٍ أَوْ أُبَيٍّ تَقَطَّعَتْ أَوْصَالُهُ فَلَمْ يُلْقَ فِي الْبِئْرِ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sedang sujud dan di sekeliling beliau ada orang-orang Musyrikin Quraisy, datang 'Uqbah bin Mu'ayth dengan membawa jeroan (isi perut) hewan sembelihan lalu meletakkannya di punggung Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dan beliau tidak mengangkat kepala beliau hingga akhirnya datang Fathimah 'Alaihas Salam menyingkirkannya dari punggung beliau dan mencela orang yang telah melakukan perbuatan itu.Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdo'a: "Ya Allah, aku serahkan (urusan) para pembesar Quraisy kepada-Mu. Yaitu, Abu Jahal bin Hisyam, 'Utbah bin Rabi'ah, Syaibah bin Rabi'ah, Umayyah bin Khalaf atau Ubay bin Khalaf." -Dalam hal ini Syu'bah ragu-. Dan kemudian aku melihat mereka terbantai dalam perang Badar, mereka dilempar di sumur kecuali Umayyah atau Ubay yang anggota badannya terputus-putus dan tidak dilempar ke dalam sumur.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad harus melewati penderitaan dan penghinaan fisik yang sangat berat dari orang Quraisy demi menegakkan tauhid.
- Doa dari orang yang dizalimi, apalagi seorang utusan Allah, sangat mustajab dan pasti mendapatkan jawaban.
- Para tokoh kejahatan yang memusuhi dakwah Islam pada akhirnya akan menerima balasan yang sangat hina.
