Shahih Bukhari Hadits 3588 - Shalat Gaib An-Najasyi
Pelaksanaan Shalat Jenazah untuk Raja An-Najasyi
Shahih Bukhari : 3588
Shahih BukhariNomor Hadis 3588
حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ مَاتَ النَّجَاشِيُّ مَاتَ الْيَوْمَ رَجُلٌ صَالِحٌ فَقُومُوا فَصَلُّوا عَلَى أَخِيكُمْ أَصْحَمَةَ
Jabir Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda ketika meninggalnya An Najasyi: "Hari ini telah meninggal dunia seorang laki-laki shalih. Maka berdirilah kalian untuk mendirikan shalat (jenazah) untuk saudara kalian yang telah tiada itu!"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam diperbolehkan melakukan shalat gaib bagi saudara muslim yang wafat di daerah yang jauh.
- Seorang pemimpin yang berlaku adil dan berbuat baik akan terus dikenang serta mendapatkan aliran doa.
- Saling mendoakan bagi sesama saudara muslim yang telah wafat merupakan tradisi baik yang dicontohkan Rasulullah.
