Shahih Bukhari Hadits 3640 - Batas Waktu Mukim Sementara Tiga Hari di Makkah
Aturan Khusus Batasan Tinggal Bagi Kaum Muhajirin yang Pulang Beribadah
Shahih Bukhari : 3640
Shahih BukhariNomor Hadis 3640
حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنَا حَاتِمٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حُمَيْدٍ الزُّهْرِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ يَسْأَلُ السَّائِبَ ابْنَ أُخْتِ الْنَّمِرِ مَا سَمِعْتَ فِي سُكْنَى مَكَّةَ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ بْنَ الْحَضْرَمِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثٌ لِلْمُهَاجِرِ بَعْدَ الصَّدَرِ
'Abdurrahman bin Humaid Az Zuhri Diriwayatkan dari:
Aku mendengar 'Umar bin Abdul 'Aziz bertanya kepada [As Sa'ib], putra dari saudara perempuan An Namr: "Apa yang pernah kamu dengar tentang tempat tinggal di Makkah?" Dia menjawab: "Aku mendengar [Al 'Ala' bin Al Hadlrami] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kaum Muhajir boleh tinggal selama tiga hari sekembalinya mereka dari Mina (ketika berhaji)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat dianjurkan keras merawat kekalnya nilai sumpah janjinya ketika beribadah tulus berpindah jalan supaya amal di awalnya tidak musnah berantakan saat godaan menengok kampung asalnya.
- Keringanan agama Islam yang tidak berat dengan membolehkan urusan singgah berteduh sebentar demi merampungkan hal sisa sesudah merampungkan beban utamanya.
- Kehebatan ketertiban para pendahulu yang lurus mematuhi teguran pembatasan masa izin singgah semacam ini kendatipun yang disinggahinya merupakan pusaran kampungnya sejak buaian anak-anak.
