Sunan Ibnu Majah Hadits 116 - Ali adalah Bagian Dariku dan Aku Bagian dari Ali
Hadits Keutamaan Ali: Hubungan Dekat Antara Nabi dan Ali bin Abi Thalib
Sunan Ibnu Majah : 116
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 116
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَسُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ وَإِسْمَعِيلُ بْنُ مُوسَى قَالُوا حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ حُبْشِيِّ بْنِ جُنَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَلِيٌّ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ وَلَا يُؤَدِّي عَنِّي إِلَّا عَلِيٌّ
Hubsyi bin Junadah Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ali adalah bagian dariku dan aku adalah bagian dari Ali. Dan tidak ada yang menunaikan kewajibanku kecuali Ali."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Hubungan kedekatan yang luar biasa antara Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan Ali bin Abi Thalib.
- Ali bin Abi Thalib memiliki otoritas khusus untuk menunaikan atau mewakili kewajiban-kewajiban Rasulullah.
- Kepercayaan penuh yang diberikan oleh Nabi kepada Ali dalam urusan-urusan yang bersifat prinsip.
