Sunan Ibnu Majah Hadits 1507 - Nabi Menyaksikan Shalat Jenazah di Masjid
Dalil Bolehnya Shalat Jenazah di Masjid Menurut Aisyah
Sunan Ibnu Majah : 1507
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1507
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ صَالِحِ بْنِ عَجْلَانَ عَنْ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ وَاللَّهِ مَا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى سُهَيْلِ ابْنِ بَيْضَاءَ إِلَّا فِي الْمَسْجِدِ قَالَ ابْن مَاجَةَ حَدِيثُ عَائِشَةَ أَقْوَى
Aisyah Diriwayatkan dari:
Demi Allah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menshalati Suhail bin Baidla` kecuali di dalam masjid. Ibnu Majah berkata: "Hadits 'Aisyah ini lebih kuat. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menyalatkan sahabat bernama Suhail bin Baidla' di dalam masjid.
- Pernyataan 'Aisyah menjadi dalil kuat bagi mazhab yang membolehkan pelaksanaan shalat jenazah di dalam masjid tanpa kemakruhan.
- Ibnu Majah menilai riwayat ini memiliki kekuatan dalil yang lebih tinggi dalam masalah hukum shalat jenazah di masjid.
