Sunan Ibnu Majah Hadits 1522 - Kisah Wanita Hitam Penyapu Masjid
Kisah Mulia Wanita Penyapu Masjid yang Dishalati Nabi di Kuburannya
Sunan Ibnu Majah : 1522
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1522
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ شُرَحْبِيلَ عَنْ ابْنِ لَهِيعَةَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُغِيرَةِ عَنْ أَبِي الْهَيْثَمِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ كَانَتْ سَوْدَاءُ تَقُمُّ الْمَسْجِدَ فَتُوُفِّيَتْ لَيْلًا فَلَمَّا أَصْبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُخْبِرَ بِمَوْتِهَا فَقَالَ أَلَا آذَنْتُمُونِي بِهَا فَخَرَجَ بِأَصْحَابِهِ فَوَقَفَ عَلَى قَبْرِهَا فَكَبَّرَ عَلَيْهَا وَالنَّاسُ خَلْفَهُ وَدَعَا لَهَا ثُمَّ انْصَرَفَ
Abu Sa'id Diriwayatkan dari:
Dulu ada seorang wanita hitam yang sering menyapu masjid, pada suatu malam dia meninggal dunia.Di pagi hari, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam diberi kabar perihal kematiannya, maka beliau bersabda: Kenapa kalian tidak memberitahukannya kepadaku?" Beliau dan para sahabat kemudian keluar dan berdiri di atas kuburnya. Beliau melakukan takbir (shalat) untuknya sementara para sahabat berada di belakangnya. Beliau mendo`akannya kemudian pergi. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah sangat menghargai jasa seseorang yang merawat dan menjaga kebersihan masjid meskipun dari kalangan biasa.
- Anjuran untuk mengabarkan kematian seseorang kepada pemimpin atau orang-orang saleh agar mereka dapat menyolatinya.
- Diperbolehkannya melakukan shalat jenazah secara berjamaah di kuburan dengan imam berdiri di depan dan makmum membuat shaf di belakang.
