Sunan Ibnu Majah Hadits 1523 - Shalat Gaib untuk Raja Najasyi
Pelaksanaan Shalat Jenazah Raja Najasyi oleh Rasulullah di Baqi'
Sunan Ibnu Majah : 1523
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1523
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ النَّجَاشِيَّ قَدْ مَاتَ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ إِلَى الْبَقِيعِ فَصَفَّنَا خَلْفَهُ وَتَقَدَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَبَّرَ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Raja Najasyi telah meninggal." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya keluar menuju Baqi', kami membuat shaf di belakangnya sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam maju ke depan dan bertakbir empat kali.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kabar kematian seorang tokoh muslim atau saudara seiman di tempat yang jauh dianjurkan untuk diumumkan.
- Jumlah takbir dalam shalat jenazah yang dicontohkan Rasulullah dalam peristiwa ini adalah empat kali takbir.
- Para sahabat membuat barisan shaf di belakang Nabi untuk menyolatkan jenazah yang tidak berada di tempat tersebut secara fisik.
