Sunan Ibnu Majah Hadits 1665 - Kisah Rasulullah Membatalkan Puasa Setelah Muntah
Hadits Rasulullah Membatalkan Puasa Setelah Mengalami Muntah
Sunan Ibnu Majah : 1665
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1665
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَعْلَى وَمُحَمَّدُ ابْنَا عُبَيْدٍ الطَّنَافِسِيِّ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي مَرْزُوقٍ قَالَ سَمِعْتُ فَضَالَةَ بْنَ عُبَيْدٍ الْأَنْصَارِيَّ يُحَدِّثُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ عَلَيْهِمْ فِي يَوْمٍ كَانَ يَصُومُهُ فَدَعَا بِإِنَاءٍ فَشَرِبَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ هَذَا يَوْمٌ كُنْتَ تَصُومُهُ قَالَ أَجَلْ وَلَكِنِّي قِئْتُ
Fadlalah bin 'Ubaid Al Anshari Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menemui para sahabat di hari beliau sedang berpuasa. Kemudian beliau minta diambilkan satu bejana air lalu meminumnya. Kami bertanya: "Wahai Rasulullah, bukankah hari ini engkau sedang berpuasa?" Beliau menjawab: "Benar, tetapi tadi aku muntah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan contoh langsung mengenai tindakan yang dilakukan setelah mengalami muntah saat berpuasa.
- Diperbolehkan membatalkan puasa atau meminum air jika kondisi fisik mengalami muntah yang mengganggu jalannya puasa.
- Keterbukaan Rasulullah kepada para sahabat menjadi pelajaran hukum yang langsung dipahami oleh umatnya.
