Sunan Ibnu Majah Hadits 1676 - Hukum Pasangan Saling Mencium Saat Puasa

Hadits Maimunah: Jawaban Nabi Mengenai Pasangan yang Saling Mencium

Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1676

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ دُكَيْنٍ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ زَيْدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِي يَزِيدَ الضِّنِّيِّ عَنْ مَيْمُونَةَ مَوْلَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ رَجُلٍ قَبَّلَ امْرَأَتَهُ وَهُمَا صَائِمَانِ قَالَ قَدْ أَفْطَرَا

Maimunah Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ia berkata:Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang seorang lelaki yang mencium isterinya sementara keduanya sedang berpuasa, beliau menjawab: "Keduanya telah batal."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Adanya pertanyaan dari sahabat atau umat kepada Nabi mengenai hukum suami istri yang saling mencium saat puasa.
  • Dalam riwayat dari Maimunah ini, Rasulullah menyatakan secara tekstual bahwa tindakan mencium tersebut menyebabkan puasa keduanya batal.
  • Hadits ini menjadi peringatan keras bagi pasangan suami istri agar berhati-hati dan menghindari aktivitas mencium jika dikhawatirkan dapat membatalkan puasa.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami