Sunan Ibnu Majah Hadits 1781 - Aturan Zakat Emas dan Dinar
Ketentuan Zakat Emas Berdasarkan Jumlah Dinar
Sunan Ibnu Majah : 1781
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1781
حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ خَلَفٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى قَالَا حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى أَنْبَأَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْمَعِيلَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ وَاقِدٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ وَعَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْخُذُ مِنْ كُلِّ عِشْرِينَ دِينَارًا فَصَاعِدًا نِصْفَ دِينَارٍ وَمِنْ الْأَرْبَعِينَ دِينَارًا دِينَارًا
Telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Khalaf] dan [Muhammad bin Yahya] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Musa] berkata: telah memberitakan kepada kami [Ibrahim bin Isma'il] dari [Abdullah bin Waqid] dari [Ibnu Umar] dan [Aisyah] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil zakat dari setiap dua puluh dinar lebih sebanyak setengah dinar, dan dari empat puluh dinar sebanyak satu dinar. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menetapkan pengambilan zakat emas dimulai dari jumlah dua puluh dinar ke atas.
- Kadar zakat untuk dua puluh dinar harta emas adalah sebesar setengah dinar.
- Kadar zakat untuk empat puluh dinar harta emas meningkat menjadi sebesar satu dinar.
