Sunan Ibnu Majah Hadits 1780 - Zakat Perak dan Pembebasan Kuda Budak

Panduan Zakat Perak dan Pembebasan Zakat Kuda Serta Budak

Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1780

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْحَارِثِ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي قَدْ عَفَوْتُ لَكُمْ عَنْ صَدَقَةِ الْخَيْلِ وَالرَّقِيقِ وَلَكِنْ هَاتُوا رُبُعَ الْعُشْرِ مِنْ كُلِّ أَرْبَعِينَ دِرْهَمًا دِرْهَمًا

Ali Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku telah memaafkan kalian untuk tidak mengeluarkan zakat kuda dan budak, namun kalian harus memberikan seperempat puluh, dari setiap empat puluh dirham sebanyak satu dirham. "

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan keringanan dengan membebaskan kewajiban zakat pada kepemilikan kuda dan budak.
  • Kewajiban zakat perak (dirham) ditetapkan dengan kadar sebesar seperempat puluh atau setara dengan 2,5%.
  • Setiap kelipatan empat puluh dirham harta perak yang dimiliki wajib dikeluarkan zakatnya sebanyak satu dirham.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami