Sunan Ibnu Majah Hadits 1799 - Pahala Besar Petugas Zakat yang Jujur dan Benar
Keutamaan Amil Zakat: Bekerja dengan Benar Setara Berjuang di Jalan Allah
Sunan Ibnu Majah : 1799
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1799
حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ وَمُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ وَيُونُسُ بْنُ بُكَيْرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ قَتَادَةَ عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيدٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْعَامِلُ عَلَى الصَّدَقَةِ بِالْحَقِّ كَالْغَازِي فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَى بَيْتِهِ
Rafi' bin Khadij Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Penarik zakat yang bekerja dengan benar seperti pejuang di jalan Allah hingga ia kembali ke rumahnya. "
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Petugas zakat yang menjalankan amanah dengan benar mendapatkan kedudukan mulia dalam Islam.
- Pahala mengelola zakat secara jujur disamakan dengan pahala berjuang di jalan Allah SWT.
- Sifat jujur dan sesuai aturan (bil haqq) menjadi syarat mutlak agar pekerjaan amil dinilai sebagai ibadah yang agung.
