Sunan Ibnu Majah Hadits 1938 - Status Mahram Paman Sepersusuan
Hukum Paman Sepersusuan: Pelajaran dari Hadits 'Aisyah dan Aflah
Sunan Ibnu Majah : 1938
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1938
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَتَانِي عَمِّي مِنْ الرَّضَاعَةِ أَفْلَحُ بْنُ أَبِي قُعَيْسٍ يَسْتَأْذِنُ عَلَيَّ بَعْدَ مَا ضُرِبَ الْحِجَابُ فَأَبَيْتُ أَنْ آذَنَ لَهُ حَتَّى دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّهُ عَمُّكِ فَأْذَنِي لَهُ فَقُلْتُ إِنَّمَا أَرْضَعَتْنِي الْمَرْأَةُ وَلَمْ يُرْضِعْنِي الرَّجُلُ قَالَ تَرِبَتْ يَدَاكِ أَوْ يَمِينُكِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Paman sepersusuanku, Aflah bin Abu Qu'ais, datang dan minta izin kepadaku untuk masuk setelah diwajibkannya hijab. Namun aku enggan menerimanya hingga Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang menemuiku, beliau bersabda: "Dia itu pamanmu, berilah izin untuknya." Aku menjawab, "Yang menyusui aku wanita, bukan laki-laki! " beliau bersabda: "Tidak, dengannya kamu akan beruntung."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Suami dari ibu susuan berkedudukan sebagai ayah sepersusuan, sehingga saudaranya menjadi paman sepersusuan.
- Hubungan mahram akibat persusuan berlaku secara meluas ke kerabat pihak penyusu, bukan hanya si ibu saja.
- Perintah Nabi untuk mematuhi aturan mahram persusuan tanpa keraguan setelah kejelasannya terbukti.
