Sunan Ibnu Majah Hadits 1954 - Pernikahan Rasulullah dengan Maimunah
Kisah Pernikahan Rasulullah dengan Maimunah dalam Keadaan Halal
Sunan Ibnu Majah : 1954
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 1954
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ حَدَّثَنَا أَبُو فَزَارَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْأَصَمِّ حَدَّثَتْنِي مَيْمُونَةُ بِنْتُ الْحَارِثِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَزَوَّجَهَا وَهُوَ حَلَالٌ قَالَ وَكَانَتْ خَالَتِي وَخَالَةَ ابْنِ عَبَّاسٍ
Maimunah binti Al Harits Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menikahinya, sementara beliau dalam keadaan halal (tidak dalam keadaan ihram). Yazid Ibnul Asham berkata: "Maimunah adalah bibiku dan dan juga bibi Ibnu Abbas."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menikahi Maimunah binti Al Harits dalam kondisi halal (tidak dalam keadaan ihram).
- Maimunah binti Al Harits merupakan figur ibu kaum mukminin yang juga memiliki hubungan kekerabatan sebagai bibi dari sahabat Ibnu Abbas.
- Kesaksian langsung dari istri nabi menjadi hujah yang kuat dalam menentukan status dan fakta sejarah hukum pernikahan nabi.
