Sunan Ibnu Majah Hadits 207 - Keutamaan Belajar Al-Qur'an
Kriteria Manusia Terbaik Menurut Nabi: Belajar Dan Mengajarkan Al-Qur'an
Sunan Ibnu Majah : 207
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 207
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَسُفْيَانُ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ شُعْبَةُ خَيْرُكُمْ وَقَالَ سُفْيَانُ أَفْضَلُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Utsman Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: -Syu'bah menyebutkan: "Sebaik-baik kalian- Sufyan menyebutkan: "orang yang paling utama dari kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an lalu mengajarkannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Interaksi terbaik seorang muslim dengan Al-Qur'an adalah dengan cara mempelajari hukum, bacaan, dan maknanya.
- Gelar manusia terbaik atau paling utama diberikan kepada mereka yang menggabungkan aktivitas belajar dan mengajar Al-Qur'an.
- Proses transfer ilmu Al-Qur'an dari guru ke murid merupakan amalan yang memiliki kedudukan tertinggi di sisi Nabi.
