Sunan Ibnu Majah Hadits 301 - Hukum Kencing Berdiri dalam Islam
Hukum Kencing Berdiri: Penjelasan Hadits Hudzaifah
Sunan Ibnu Majah : 301
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 301
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ وَهُشَيْمٌ وَوَكِيعٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى سُبَاطَةَ قَوْمٍ فَبَالَ عَلَيْهَا قَائِمًا
Hudzaifah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mendatangi tempat pembuangan sampah suatu kaum lalu kencing dengan berdiri.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah kencing dengan posisi berdiri di tempat pembuangan sampah suatu kaum.
- Kencing berdiri diperbolehkan dalam Islam berdasarkan perbuatan beliau di tempat tersebut.
- Hadits ini menunjukkan keabsahan riwayat dari Hudzaifah mengenai aktivitas bersuci Nabi.
