Sunan Ibnu Majah Hadits 314 - Menghadap Timur atau Barat
Solusi Arah Buang Air: Menghadap ke Timur atau Barat
Sunan Ibnu Majah : 314
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 314
حَدَّثَنَا أَبُو الطَّاهِرِ أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيَّ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَسْتَقْبِلَ الَّذِي يَذْهَبُ إِلَى الْغَائِطِ الْقِبْلَةَ وَقَالَ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا
Abu Ayyub Al Anshari Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang orang yang ingin buang hajat menghadap kiblat. Beliau bersabda: "Menghadaplah ke timur atau ke barat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi melarang menghadapkan tubuh ke arah kiblat saat buang hajat.
- Rasulullah memberikan solusi praktis dengan mengarahkan tubuh ke timur atau ke barat.
- Islam memberikan kelonggaran arah lain selama tidak melanggar batasan kehormatan kiblat.
