Sunan Ibnu Majah Hadits 331 - Etika Buang Hajat Menjauh
Anjuran Menjauh dari Manusia Saat Ingin Buang Hajat
Sunan Ibnu Majah : 331
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 331
حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ كَثِيرِ بْنِ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمُزَنِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ بِلَالِ بْنِ الْحَارِثِ الْمُزَنِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَرَادَ الْحَاجَةَ أَبْعَدَ
Bilal bin Al Harits Al Muzani Diriwayatkan dari:
Jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ingin buang hajat beliau selalu menjauh.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad SAW memberikan teladan untuk menjauh dari pandangan orang lain saat hendak buang hajat.
- Menjaga privasi dan tidak memperlihatkan aktivitas buang hajat kepada orang lain adalah bagian dari adab Islam.
- Pentingnya mencari tempat yang sepi atau tertutup jika berada di tempat terbuka tanpa bangunan kamar mandi.
