Sunan Ibnu Majah Hadits 366 - Nabi Wudhu dari Sisa Mandi Maimunah
Hadits Maimunah: Wudhu Menggunakan Air Sisa Mandi Janabah Istri
Sunan Ibnu Majah : 366
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 366
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى وَإِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالُوا حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ بِفَضْلِ غُسْلِهَا مِنْ الْجَنَابَةِ
Maimunah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berwudlu dengan air sisa mandi janabah isterinya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kesaksian Maimunah menegaskan keabsahan memakai sisa air mandi janabah milik istri.
- Air sisa basuhan di dalam wadah tidak otomatis kehilangan kekuatan menyucikannya untuk wudhu.
- Contoh fikih praktis yang langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Nabi.
