Sunan Ibnu Majah Hadits 459 - Kain Merah Setelah Mandi
Menyiapkan Air Mandi dan Kain Berwarna Merah untuk Nabi
Sunan Ibnu Majah : 459
Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 459
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَسْعَدَ بْنِ زُرَارَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ شُرَحْبِيلَ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ أَتَانَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَضَعْنَا لَهُ مَاءً فَاغْتَسَلَ ثُمَّ أَتَيْنَاهُ بِمِلْحَفَةٍ وَرْسِيَّةٍ فَاشْتَمَلَ بِهَا فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى أَثَرِ الْوَرْسِ عَلَى عُكَنِهِ
Qais bin Sa'd Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendatangi kami, kemudian kami menyiapkan air untuknya hingga beliau pun mandi. Setelah itu kami memberikan kain berwarna merah, lalu beliau berselimut dengannya hingga seakan-akan kami melihat bekas warnanya pada lipatan perutnya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Para sahabat menyambut kedatangan Nabi dengan berkhidmat menyiapkan air untuk mandi beliau.
- Nabi menggunakan kain berwarna merah (warsiyyah) sebagai penutup atau selimut tubuh setelah mandi.
- Bekas warna atau serat dari kain tersebut terlihat menempel pada lipatan perut Rasulullah.
