Sunan Ibnu Majah Hadits 460 - Menyeka Air Tanpa Kain

Nabi Menolak Kain dan Memilih Menyeka Air Setelah Mandi Junub

Sunan Ibnu MajahNomor Hadis 460

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عَبَّاسٍ عَنْ خَالَتِهِ مَيْمُونَةَ قَالَتْ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِثَوْبٍ حِينَ اغْتَسَلَ مِنْ الْجَنَابَةِ فَرَدَّهُ وَجَعَلَ يَنْفُضُ الْمَاءَ

Maimunah Diriwayatkan dari:

Ketika beliau mandi junub aku membawakan kain untuknya, namun beliau menolak seraya menyeka air.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Maimunah membawakan kain penutup atau pengering badan setelah Rasulullah selesai mandi junub.
  • Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memilih untuk menolak kain yang dibawakan tersebut.
  • Rasulullah membersihkan sisa-sisa air di tubuhnya dengan gerakan menyeka atau mengibaskan air menggunakan tangan.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami