Sunan an-Nasai Hadits 1095 - Merenggangkan Tangan
Hadits Merenggangkan Siku Lebar-Lebar Saat Sujud
Sunan an-Nasai : 1095
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1095
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَزِيعٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ عِمْرَانَ عَنْ أَبِي مِجْلَزٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ لَوْ كُنْتُ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَأَبْصَرْتُ إِبْطَيْهِ قَالَ أَبُو مِجْلَزٍ كَأَنَّهُ قَالَ ذَلِكَ لِأَنَّهُ فِي صَلَاةٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Seandainya aku berada di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (saat sujud), maka aku pasti bisa melihat ketiak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.Abu Mijlaz (perawi) berkata: "Sepertinya ia mengatakan demikian karena ia dalam keadaan (di waktu) shalat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sifat shalat Nabi sangatlah konsisten terutama dalam upayanya merenggangkan telapak tangan menjauh dari ketiaknya.
- Merapatkan lengan dan menutup dada saat sujud sangat tidak disarankan karena bertolak belakang dari kebiasaan Nabi.
- Ketelitian sahabat dalam mengamati ruang pandang menunjukkan bahwa postur shalat itu bukan perkara main-main.
