Sunan an-Nasai Hadits 1112 - Doa Ampunan Dosa di Malam Hari
Memohon Ampunan Dosa yang Sembunyi dan Terang-terangan
Sunan an-Nasai : 1112
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1112
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ مَضْجَعِهِ فَجَعَلْتُ أَلْتَمِسُهُ وَظَنَنْتُ أَنَّهُ أَتَى بَعْضَ جَوَارِيهِ فَوَقَعَتْ يَدِي عَلَيْهِ وَهُوَ سَاجِدٌ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku pernah kehilangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dari tempat tidurnya, maka aku mencarinya dan aku kira beliau telah mendatangi sebagian istrinya yang lain. Kemudian aku meraba dan (tiba-tiba) tanganku menyentuh beliau yang sedang sujud. Beliau mengucapkan doa "Allahummagfirli Maa Asrartu Wa Maa A'lantu" (Ya Allah, ampunilah aku dari apa yang aku perlihatkan dan yang aku sembunyikan.)
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sujud di sepertiga malam adalah waktu emas untuk memohon ampunan dosa kepada Allah.
- Dianjurkan membaca doa meminta ampun atas dosa yang dilakukan diam-diam maupun terang-terangan.
- Dianjurkan menepis prasangka buruk dan berbaik sangka ketika melihat kebenaran.
