Sunan an-Nasai Hadits 1139 - Praktik Duduk Istirahat dalam Shalat
Tuntunan Duduk Istirahat Sejenak Sebelum Bangkit Berdiri
Sunan an-Nasai : 1139
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1139
أَخْبَرَنَا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَ جَاءَنَا أَبُو سُلَيْمَانَ مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ إِلَى مَسْجِدِنَا فَقَالَ أُرِيدُ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي قَالَ فَقَعَدَ فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى حِينَ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السَّجْدَةِ الْآخِرَةِ
Abu Qilabah Diriwayatkan dari:
[Abu Sulaiman Malik bin Al Huwairits] datang ke masjid kami, lalu berkata: "Aku ingin memperlihatkan cara shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kepada kalian." Abu Qilabah berkata lagi: "Beliau duduk pada rakaat pertama ketika mengangkat kepalanya saat sujud terakhir."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat sunnah tentang gerakan duduk sejenak setelah sujud terakhir pada rakaat pertama, sebelum akhirnya kita bangkit menuju rakaat kedua.
- Praktik ini menunjukkan bahwa Rasulullah lebih mengutamakan ketenangan dengan tidak selalu terburu-buru berdiri setelah sujud pada rakaat pertama.
- Mengajarkan atau meluruskan tata cara shalat bisa dilakukan dengan metode mendemonstrasikannya langsung di hadapan jamaah agar mudah ditiru.
