Sunan an-Nasai Hadits 1143 - Konsistensi Meniru Tata Cara Shalat Nabi
Konsistensi Abu Hurairah dalam Meniru Persis Tata Cara Shalat Rasulullah
Sunan an-Nasai : 1143
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1143
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ كَانَ يُصَلِّي بِهِمْ فَيُكَبِّرُ كُلَّمَا خَفَضَ وَرَفَعَ فَإِذَا انْصَرَفَ قَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَشْبَهُكُمْ صَلَاةً بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Abu Salamah Diriwayatkan dari:
[Abu Hurairah] pernah shalat bersama mereka, ia bertakbir setiap hendak turun atau bangkit. Tatkala selesai shalat ia berkata: "Demi Allah, aku adalah orang yang shalatnya paling mirip dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Melantunkan takbir pada setiap inci perpindahan turun dan naiknya badan dalam shalat adalah tuntunan baku yang wajib dirawat kelestariannya.
- Abu Hurairah menunjukkan semangat tinggi memastikan shalat yang diimaminya tidak melenceng sedikit pun dari garis tata cara shalat Nabi.
- Ada nilai kebanggaan spiritual saat kita sanggup menegakkan tata cara gerakan ibadah yang keasliannya terjaga hingga zaman Rasulullah.
