Sunan an-Nasai Hadits 1147 - Angkat Tangan dan Isyarat Telunjuk
Merapikan Letak Tangan, Kaki, dan Jari Telunjuk Saat Membaca Tasyahud
Sunan an-Nasai : 1147
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1147
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَيْتُهُ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ حَتَّى يُحَاذِيَ مَنْكِبَيْهِ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ وَإِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ أَضْجَعَ الْيُسْرَى وَنَصَبَ الْيُمْنَى وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَنَصَبَ أُصْبُعَهُ لِلدُّعَاءِ وَوَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى قَالَ ثُمَّ أَتَيْتُهُمْ مِنْ قَابِلٍ فَرَأَيْتُهُمْ يَرْفَعُونَ أَيْدِيَهُمْ فِي الْبَرَانِسِ
Wa'il bin Hujr Diriwayatkan dari:
Aku datang kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam dan melihat beliau mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua bahunya bila memulai shalat, demikian juga saat ketika hendak ruku'. Dan saat duduk pada dua rakaat, beliau memiringkan kaki kiri dan menegakkan kaki kanan, meletakkan tangan kanan di atas paha kanan, menegakkan jari untuk berdoa, dan meletakkan tangan kiri di atas paha kiri. Dia berkata: "Kemudian aku datang kepada mereka di waktu lain dan aku melihat mereka mengangkat kedua tangan mereka di burnus (kain yang biasa di pakai untuk menutup kepala)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ada amalan sunnah untuk selalu menarik dan mengangkat kedua telapak tangan terkatup melayang sejajar di batas ketinggian bahu di masa awal shalat serta saat jelang ruku'.
- Pada durasi duduk tasyahud, letak posisi tangan adalah dengan mendudukkan permukaan telapak tangan secara rapi di atas masing-masing belahan paha kaki.
- Menegakkan ruas jari telunjuk dari tangan kanan sebagai bentuk pengharapan visual saat mengikrarkan doa di momen duduk tasyahud sangat dianjurkan.
