Sunan an-Nasai Hadits 1165 - Sikap Imam Ketika Diingatkan Lupa Tasyahud
Bolehkah Imam Lanjut Shalat Meski Diingatkan Sahabat Saat Lupa?
Sunan an-Nasai : 1165
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1165
أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ سُلَيْمَانُ بْنُ سَيْفٍ قَالَ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ عَنْ ابْنِ بُحَيْنَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فَقَامَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ فَسَبَّحُوا فَمَضَى فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ
Ibnu Buhainah Diriwayatkan dari:
Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam shalat dua raka'at. Tiba-tiba beliau bangkit, orang-orangpun mengucapkan subhanallah, namun beliau tetap melanjutkan shalatnya hingga ketika beliau telah selesai shalatnya beliau sujud dua kali kemudian salam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Makmum disunnahkan mengucapkan tasbih (Subhanallah) untuk mengingatkan imam yang keliru gerakan shalatnya.
- Jika imam sudah berdiri tegak dari lupa tahiyat awal, imam tidak boleh kembali turun, dan makmum harus mengikuti imam.
- Segala kekurangan akibat kelupaan dalam shalat dapat disempurnakan melalui sujud sahwi.
