Sunan an-Nasai Hadits 1447 - Ketergesaan Nabi Saat Gerhana
Reaksi Cepat Nabi Menyambut Datangnya Gerhana Matahari
Sunan an-Nasai : 1447
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1447
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَا حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَشْعَثُ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ قَالَ كُنَّا جُلُوسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَسَفَتْ الشَّمْسُ فَوَثَبَ يَجُرُّ ثَوْبَهُ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ حَتَّى انْجَلَتْ
Abu Bakrah Diriwayatkan dari:
Ketika kami duduk bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, tiba-tiba terjadi gerhana Matahari. Beliau lalu beranjak sambil menarik bajunya, kemudian mengerjakan Shalat hingga terang kembali.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Reaksi Nabi yang tergesa-gesa menunjukkan tingginya tingkat kewaspadaan dan rasa takut beliau terhadap teguran Allah.
- Ibadah shalat gerhana segera dikerjakan dalam jumlah dua rakaat penuh hingga kondisi cahaya langit kembali pulih.
- Fenomena alam yang mengejutkan sebaiknya langsung disambut dengan memperbanyak amal ibadah dan shalat, bukan dengan bersantai.
