Sunan an-Nasai Hadits 1494 - Tata Cara Shalat Istisqa
Tata Cara Rasulullah Mengubah Posisi Selendang Saat Minta Hujan
Sunan an-Nasai : 1494
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1494
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ أَنَّهُ سَمِعَ عَبَّادَ بْنَ تَمِيمٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ زَيْدٍ يَقُولُ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَسْقَى وَحَوَّلَ رِدَاءَهُ حِينَ اسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ
'Abbad bin Tamim Diriwayatkan dari:
Aku mendengar ['Abdullah bin Zaid] berkata: "Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam keluar, lalu Beliau meminta hujan dan merubah posisi selendangnya saat menghadap kiblat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dianjurkannya melakukan doa dan shalat minta hujan (istisqa) saat terjadi kemarau panjang.
- Menghadap ke arah kiblat merupakan adab utama ketika sedang memanjatkan doa kepada Allah.
- Mengubah posisi selendang saat berdoa meminta hujan adalah sunnah Nabi sebagai simbol harapan datangnya perubahan yang lebih baik.
