Sunan an-Nasai Hadits 1496 - Mengangkat Tangan Tinggi Saat Doa Istisqa
Mengangkat Tangan Lebih Tinggi Saat Doa Minta Hujan
Sunan an-Nasai : 1496
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1496
أَخْبَرَنِي شُعَيْبُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الْقَطَّانِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَرْفَعُ يَدَيْهِ فِي شَيْءٍ مِنْ الدُّعَاءِ إِلَّا فِي الِاسْتِسْقَاءِ فَإِنَّهُ كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَتَّى يُرَى بَيَاضُ إِبْطَيْهِ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak mengangkat kedua tangannya sedikitpun saat berdoa, kecuali saat meminta hujan. Beliau mengangkat kedua tangannya hingga nampak ketiaknya yang putih.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dianjurkan mengangkat tangan lebih tinggi dari biasanya khusus pada saat doa meminta hujan.
- Mengangkat tangan dengan tinggi menunjukkan rasa butuh dan kefakiran hamba kepada rahmat Allah.
- Rasulullah tidak selalu mengangkat tangan tinggi-tinggi dalam setiap doanya, melainkan pada kondisi tertentu seperti istisqa.
