Sunan an-Nasai Hadits 1625 - Kekhusyukan Shalat
Jangan Paksa Dirimu: Kisah Tali Zainab di Masjid
Sunan an-Nasai : 1625
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1625
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ مُوسَى عَنْ عَبْدِ الْوَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَرَأَى حَبْلًا مَمْدُودًا بَيْنَ سَارِيَتَيْنِ فَقَالَ مَا هَذَا الْحَبْلُ فَقَالُوا لِزَيْنَبَ تُصَلِّي فَإِذَا فَتَرَتْ تَعَلَّقَتْ بِهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُلُّوهُ لِيُصَلِّ أَحَدُكُمْ نَشَاطَهُ فَإِذَا فَتَرَ فَلْيَقْعُدْ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam masuk ke dalam masjid, dan beliau melihat seutas tali menjulur di antara dua tiang, maka beliau berkata: "Tali apa ini?" Mereka menjawab: "Talinya Zainab. Bila ia letih ketika sedang shalat, maka ia berpegangan dengan tali itu." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Lepaskanlah tali itu. Hendaknya salah seorang dari kalian shalat pada saat segar, dan bila letih maka hendaknya ia duduk."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat sunnah sebaiknya dikerjakan saat pikiran segar dan fisik tidak dalam keadaan kelelahan berat.
- Diperbolehkan mengubah posisi shalat sunnah menjadi duduk jika merasa tidak kuat berdiri.
- Islam tidak mengajarkan umatnya untuk membuat kesulitan bagi diri mereka sendiri dalam mencari pahala.
