Sunan an-Nasai Hadits 1703 - Perubahan Rakaat Karena Usia

Keringanan Ibadah Witir Saat Kondisi Fisik Mulai Melemah

Sunan an-NasaiNomor Hadis 1703

أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ أَخْبَرَنِي سَعْدُ بْنُ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهُ سَمِعَهَا تَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُوتِرُ بِتِسْعِ رَكَعَاتٍ ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ فَلَمَّا ضَعُفَ أَوْتَرَ بِسَبْعِ رَكَعَاتٍ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ

Aisyah Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat witir sembilan rakaat, kemudian shalat dua rakaat sambil duduk. Setelah beliau lemah, beliau mengerjakan shalat witir tujuh rakaat, kemudian shalat dua rakaat sambil duduk.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Islam adalah agama yang mengerti kapasitas manusia dan tidak pernah membebani secara berlebihan.
  • Boleh bagi seseorang untuk mengurangi jumlah rakaat shalat malamnya jika ia merasa kelelahan atau sakit.
  • Meskipun jumlah rakaat dikurangi, namun rutinitas ibadah malam tetap harus diusahakan pelaksanaannya.
  • Penambahan dua rakaat duduk setelah salam witir adalah bagian dari kebiasaan ibadah Rasulullah.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami