Sunan an-Nasai Hadits 1728 - Mengangkat Tangan Saat Berdoa
Mengangkat Tangan Saat Doa Memohon Hujan
Sunan an-Nasai : 1728
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1728
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَرْفَعُ يَدَيْهِ فِي شَيْءٍ مِنْ دُعَائِهِ إِلَّا فِي الِاسْتِسْقَاءِ قَالَ شُعْبَةُ فَقُلْتُ لِثَابِتٍ أَنْتَ سَمِعْتَهُ مِنْ أَنَسٍ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ قُلْتُ سَمِعْتَهُ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak mengangkat kedua tangannya sedikitpun dalam berdoa, kecuali ketika Shalat Istiqa'." Syu'bah berkata: "Aku berkata kepada Tsabit, 'Apakah engkau mendengarnya dari Anas" la menjawab, `Subhanallah'. Aku ulangi lagi, `Engkau mendengar darinya? ' la menjawab, 'Subhanallah'."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Disunnahkan mengangkat tangan dengan sangat tinggi ketika memanjatkan doa Istisqa' (meminta hujan).
- Terdapat perbedaan intensitas mengangkat tangan antara doa biasa dengan kondisi darurat.
- Mengangkat tangan saat berdoa adalah wujud kesungguhan dan pengakuan kelemahan di hadapan Allah.
