Sunan an-Nasai Hadits 1729 - Tata Cara Shalat Malam Nabi
Jumlah Rakaat Shalat Malam dan Sujud Panjang Nabi
Sunan an-Nasai : 1729
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1729
أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً فِيمَا بَيْنَ أَنْ يَفْرُغَ مِنْ صَلَاةِ الْعِشَاءِ إِلَى الْفَجْرِ بِاللَّيْلِ سِوَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ وَيَسْجُدُ قَدْرَ مَا يَقْرَأُ أَحَدُكُمْ خَمْسِينَ آيَةً
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan shalat sebelas rakaat antara selesai shalat Isya' sampai dengan waktu shalat Fajar, selain dua rakaat sebelum fajar. Beliau juga shalat witir satu rakaat, dan sujud yang lamanya seukuran dengan salah seorang dari kalian membaca lima puluh ayat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad rutin mengerjakan shalat malam sebanyak sebelas rakaat termasuk witirnya.
- Waktu pelaksanaan shalat malam bebas dilakukan antara ba'da Isya hingga sebelum masuk fajar.
- Sangat disunnahkan untuk memperlama gerakan sujud dalam shalat sunnah malam hari.
