Sunan an-Nasai Hadits 1809 - Keutamaan Wafat di Luar Tanah Kelahiran
Pahala Istimewa Bagi Muslim yang Wafat di Tanah Perantauan
Sunan an-Nasai : 1809
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1809
أَخْبَرَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي حُيَيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ مَاتَ رَجُلٌ بِالْمَدِينَةِ مِمَّنْ وُلِدَ بِهَا فَصَلَّى عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ يَا لَيْتَهُ مَاتَ بِغَيْرِ مَوْلِدِهِ قَالُوا وَلِمَ ذَاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا مَاتَ بِغَيْرِ مَوْلِدِهِ قِيسَ لَهُ مِنْ مَوْلِدِهِ إِلَى مُنْقَطَعِ أَثَرِهِ فِي الْجَنَّةِ
Abdullah bin 'Amru Diriwayatkan dari:
Ada salah seorang meninggal dunia di Madinah, ia adalah orang yang terlahir di kota tersebut. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menshalatkannya, kemudian bersabda: 'Duhai, andaikata ia meninggal dunia tidak di tempat kelahirannya! 'Mereka bertanya: 'Mengapa demikian, wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam? ' beliau bersabda: 'Jika seseorang meninggal dunia tidak di tempat kelahirannya maka ia akan diukur di tempat kelahirannya sampai ajal terakhirnya di dalam surga'.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kabar gembira bagi umat muslim yang meninggal dunia saat merantau atau jauh dari rumah.
- Jarak tempat lahir dan wafat akan dihitung sebagai keluasan tempat baginya di surga.
- Anjuran untuk tetap berprasangka baik pada setiap takdir lokasi kematian yang Allah tentukan.
