Sunan an-Nasai Hadits 1834 - Siksa Tambahan bagi Kafir Karena Tangisan
Hadits Aisyah Mengenai Tangisan yang Menambah Siksa Kafir
Sunan an-Nasai : 1834
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1834
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الْجَبَّارِ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ قَصَّهُ لَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي مُلَيْكَةَ يَقُولُ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ قَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَزِيدُ الْكَافِرَ عَذَابًا بِبَعْضِ بُكَاءِ أَهْلِهِ عَلَيْهِ
Sufyan Diriwayatkan dari:
['Amru bin Dinar] mengisahkannya kepada kami, dia berkata: Aku mendengar [Ibnu Mulaikah] berkata: [Ibnu 'Abbas] berkata: ['Aisyah] berkata: "Hanya saja Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Allah -Azza wa Jalla- menambahkan siksa kepada orang kafir karena sebagian tangisan keluarganya atas dirinya'."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tangisan keluarga bisa menjadi penyebab bertambahnya siksaan di akhirat, namun khusus bagi mayit yang mati dalam keadaan kafir.
- Orang beriman tidak akan disiksa hanya karena tangisan sedih dari keluarganya yang ditinggalkan.
- Aisyah memiliki peran penting dalam meluruskan pemahaman hadits di kalangan para sahabat agar sesuai dengan prinsip keadilan Al-Qur'an.
- Keadilan Allah tidak akan menghukum seseorang karena perbuatan atau kesedihan orang lain.
