Sunan an-Nasai Hadits 1987 - Larangan Menguburkan Jenazah pada Malam Hari
Teguran Nabi tentang Penguburan Malam Hari dan Kafan yang Kurang Layak
Sunan an-Nasai : 1987
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1987
أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ خَالِدٍ الْقَطَّانُ الرَّقِّيُّ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا يَقُولُ خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِهِ مَاتَ فَقُبِرَ لَيْلًا وَكُفِّنَ فِي كَفَنٍ غَيْرِ طَائِلٍ فَزَجَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُقْبَرَ إِنْسَانٌ لَيْلًا إِلَّا أَنْ يُضْطَرَّ إِلَى ذَلِكَ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berkhutbah, lalu menyebutkan salah seorang dari sahabatnya yang meninggal dunia, kemudian di kubur pada malam hari yang dikafani dengan kain kafan yang tidak besar, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mencegah jenazah dikubur di malam hari, kecuali terpaksa melakukan hal itu.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat larangan atau makruh menguburkan jenazah pada waktu malam hari tanpa alasan kuat.
- Pengecualian diberikan jika ada keadaan yang mendesak atau terpaksa sehingga harus dikuburkan malam itu juga.
- Umat Islam harus memastikan kain kafan yang digunakan untuk jenazah ukurannya memadai dan layak.
